ariefrosyid.id_tasyakuran39

Buku-buku yang hadir dalam rangkaian perjalanan 39 tahun ini merupakan wujud rasa syukur atas setiap langkah, perjumpaan, dan kebersamaan yang telah dilalui. Setiap tulisan adalah cermin dari proses panjang dalam belajar, berdiskusi, serta berkontribusi bagi bangsa.

Dalam setiap lembar, tersimpan refleksi pengalaman, gagasan, dan dialog bersama banyak sahabat. Ada dinamika pemikiran yang lahir dari ruang-ruang diskusi, ada narasi kebangsaan yang dirangkai dari semangat kolaborasi, dan ada ikhtiar kecil untuk menjaga nurani serta merawat cita-cita Indonesia.

Karya-karya ini bukanlah akhir, melainkan bagian dari perjalanan untuk terus memberi arti. Ia lahir dari kesadaran bahwa pemikiran harus dirawat, diskusi harus dilanjutkan, dan inspirasi harus dibagikan agar semakin banyak yang bisa mengambil manfaat.

Melalui buku-buku ini, saya berharap pembaca dapat menemukan gagasan yang bisa direnungkan, ditindaklanjuti, bahkan dikritisi. Karena sejatinya, karya ini adalah undangan untuk berdialog, berbagi pandangan, dan menumbuhkan semangat bersama.

Silakan diunduh, semoga bermanfaat dan menjadi pengikat persaudaraan dalam merajut kebersamaan.

Masjid Al Hilal atau Masjid Tua Katangka adalah saksi bagaimana penyebaran agama Islam dilawali oleh para ulama lewat pemuda, yaitu Sultan Alauddin, raja Gowa yang saat itu berusia sekitar 17 tahun. Sultan ini juga yang kemudian mendukung penyebaran dakwah Islam ke seluruh Sulawesi Selatan.

Empat abad berlalu, DMI dan Irmahi Katangka, menyadari visi ulama masa lampau, bahwa dakwah Islam harus mengarusutamakan para pemuda.

Lewat kegiatan Tablig Akbar dan Halalbihalal, bertajuk ‘Kebangkitan Kaum Muda Milenial Literat dan Enterpreneurship dari Masjid’, kami membawa misi dakwah Islam kepada para milenial dan Generasi Z. Islam yang toleran dan damai lewat kesadaran literasi dan pemberdayaan ekonomi.

Dan saya bangga dipercayakan untuk berbagi di acara ini. Di hadapan para generasi muda calon pelanjut estafet negara, bangsa, dan Islam ini.

drg. M. Arief Rosyid
Anggota Pokja Pelayanan Kepemudaan