Sebagai laboratorium kaderisasi utama, Akademi Partai Golkar memikul tanggung jawab besar untuk tidak hanya mencetak kader yang kompeten, tetapi juga memastikan adanya sirkulasi gagasan yang sehat dan berkelanjutan. Kami menyadari bahwa sebuah institusi pendidikan politik membutuhkan medium komunikasi yang solid sebagai wadah diskursus. Oleh karena itu, dengan bangga kami mempersembahkan buletin digital perdana Akademi Partai Golkar yang berjudul: “Akademia”.
Buletin Akademia hadir sebagai jembatan intelektual bagi seluruh keluarga besar Partai Golkar. Di dalamnya, kami menyajikan beragam rubrik yang dirancang untuk memperkaya wawasan kader, antara lain:
Refleksi Nilai Kekaryaan: Mendalami kembali akar ideologi partai, ruang Kaderisasi & Mimbar Kader, yakni bagi pengurus dan kader untuk menuangkan pemikiran kritis mereka, hingga praktis bagi aktivis partai di lapangan.
Bulletin tersebut juga memuat gagasan kebijakan, berupa pemikiran segar dari generasi muda mengenai isu-isu strategis nasional.
Edisi perdana ini dibuka dengan esai yang sangat mendalam dari Direktur Eksekutif Akademi Partai Golkar, Hajriyanto Y. Thohari, berjudul “Ke Sana Akademi Partai Golkar Menuju”. Beliau menegaskan bahwa keberadaan akademi ini adalah sebuah keharusan sejarah dan organisasi.
Satu poin penting yang ditekankan oleh Pak Hajriyanto adalah bahwa Akademi Partai Golkar harus fokus pada pembangunan soulcraft (bina jiwa), melampaui sekadar statecraft (bina negara) atau organization craft (bina organisasi). Melalui akademi ini, kita sedang membangun “the habit of the party”—sebuah kultur politik yang berintegritas dan berbasis pada nilai.
Buletin ini juga mengabadikan momen bersejarah melalui pidato lengkap Ketua Umum Bahlil Lahadalia saat pengukuhan Akademi Partai Golkar. Ketum Bahlil menyampaikan bahwa akademi ini bukan sekadar program tambahan, melainkan implementasi langsung dari keputusan Musyawarah Nasional (Munas) yang telah termaktub dalam AD/ART partai.
Sebagai satu-satunya lembaga kaderisasi yang diputuskan melalui mekanisme tertinggi partai (Munas dan Rapimnas), Ketum menegaskan bahwa Akademi Partai Golkar adalah lembaga yang sakral. Ini adalah jantung dari masa depan partai yang harus kita jaga bersama integritasnya.
Terbit setebal 26 halaman, edisi perdana ini ditutup dengan rubrik “Surat untuk Partai”, yang berisi aspirasi tulus dari para kader muda. Dalam tulisan satu paragraf dari saya di rubrik tersebut, saya menekankan pentingnya adaptasi Partai Golkar di era baru.
Golkar perlu bergerak lebih lincah untuk mendekat dengan generasi muda, terutama di ruang digital. Kita tahu banyak anak muda yang sebenarnya memiliki ketertarikan pada politik, namun seringkali mereka merasa tidak terhubung (disconnected). Ke depan, kita memerlukan strategi yang lebih kreatif, relevan, dan inklusif. Jangan sampai Golkar terlihat jauh dari dunia anak muda hari ini.
Buletin Akademia adalah langkah awal kita untuk merajut kembali kedekatan tersebut melalui literasi dan gagasan.
Klik Buletin Akademia pada tautan: bit.ly/BuletinAPG01
Selamat membaca, selamat berkarya!