Pekan pertama mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal DPP AMPI menjadi ruang gerak yang sangat akseleratif bagi saya pribadi. Salah satu komitmen awal yang langsung kami dorong dan implementasikan adalah Kartu Tanda Anggota (KTA) Digital AMPI. Kita ingin memastikan bahwa AMPI bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan yang modern, adaptif, dan responsif terhadap era efisiensi berbasis teknologi.
Inklusivitas yang Disambut Antusias
Respon yang kami terima sungguh di luar dugaan dan membakar semangat. Hanya dalam hitungan jam sejak sistem KTA Digital dibuka, tercatat sebanyak 145 orang langsung mendaftarkan diri. Hingga Minggu (2/8) sore kemarin, angka tersebut melonjak tajam hingga menembus 400-an anggota yang telah resmi terdaftar secara digital.
Menariknya, gelombang pendaftaran ini tidak hanya datang dari anak-anak muda di Jakarta, tetapi juga mengalir deras dari berbagai daerah, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.
Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur. Gerakan dan kampanye kita untuk memperlebar pintu bagi darah muda agar mau masuk serta terlibat aktif dalam politik perlahan mulai membuahkan hasil nyata. Anak muda Indonesia ternyata memiliki kerinduan yang besar akan wadah politik yang terbuka, transparan, dan ‘friendly’.
Kerja-kerja konsolidasi ini tentu tidak boleh berhenti hanya pada pendataan administratif. Ke depan, kami di DPP AMPI berkomitmen untuk terus merawat keaktifan dan keberlanjutan program-program organisasi.
AMPI tidak hanya hadir melalui forum-forum diskusi formal atau kegiatan intelektual di atas kertas, tetapi juga melalui ruang-ruang yang mampu merekatkan kekeluargaan dan semangat kebersamaan seluruh anggota.
Salah satu wujud nyatanya adalah agenda Fun Futsal AMPI yang baru saja kami selenggarakan pada Minggu (2/8) kemarin di Jakarta. Melalui olahraga dan kegiatan informal, kita membangun bonding, melatih kekompakan, dan menyatukan energi anak muda untuk siap berlari lebih cepat!