Baru-baru ini, Ketum Golkar, Bang Bahlil Lahadalia menghadiri ramah tamah dengan para senior Golkar Papua yang berjasa untuknya di masa lalu. Bang Bahlil memperkenalkan Bapak Moha, mantan Anggota DPRD Provinsi Irian Jaya. Dengan rasa haru, Bahlil mengaku diberi tumpangan tempat tinggal oleh Bapak Moha. Saat itu, Bang Bahlil juga menyebut, dirinya nyambi jadi sopir. 

Bahlil menyapa satu per satu para senior. Salah seorang yang dipeluk Bang Bahlil dengan erat, adalah sosok yang menggunakan batik Papua dan menyampirkan tongkat di sebelah kursinya. “Beliau ini guru saya, kata Bang Bahlil sambil tetap merangkul sosok itu.” 

Senior lainnya juga diperkenalkan oleh Bang Bahlil yakni Mama Hulda. Mama Hulda disebutnya adalah seorang yang sangat dermawan. Saat Mama Hulda terima gaji, uang dalam amplop cokelat kerap dibagikannya kepada mahasiswa, termasuk Bang Bahlil. 

Melalui pertemuan ini, Bang Bahlil menyampaikan, ia ingin membuka jalan untuk generasi berikutnya, tak hanya untuk generasi Papua, tetapi juga Maluku, dan daerah lain di Indonesia Timur. 

“Saya mendingan dimarahi oleh abang-abang saya sendiri, atau keluarga saya, dari pada dicibir orang lain. Jika senior-senior yang marahi saya, saya yakin, pasti di balik kemarahan itu ada setitik kebaikan. Yang pasti, adalah ungkapan sayang dari hati yang paling terdalam”, ungkap Bang Bahlil.